Senin, 22 April 2013

JALUR TANJAKAN MENUJU SANG EKSOTIS KALIBIRU DAN SERMO


Kalibiru,,,,kalibiru adalah nama sebuah desa yang masuk dalam wilayah kecamatan kokap, kabupaten kulonprogo, kalibiru juga merupakan salah satu destinasi wisata alam yang sangat eksotis yang ada di kabupaten kulonprogo selain puncak suroloyo, eksotis karna bila kita menuju kesana kita akan melewati jalan tanjakan yang berliku dimana alam pedesaan yang sangat kental masih sangat terasa sekali, kalibiru telah dijadikan Desa Wisata kira-kira empat tahun yang lalu saat maraknya kegiatan outbond yang merupakan kegiatan ketangkasan dan kekompakan karna dilakukan secara berkelompok guna memupuk rasa persatuan dan solidaritas antar peserta dalam kelompok outbond tersebut. Bila anda ingin menikmati alam pegunungan sambil berpetualang maka kalibiru bisa menjadi acuan destinasi yang cocok bagi anda yang mempunyai jiwa petualang, jarak kalibiru dari pusat kota wates + 10Km dan dapat ditempuh melalui jalur wisat bendungan sermo dan melalui jalur pemandian celereng, Pengasih. 
Beberapa hari yang lalu tepatnya hari sabtu tanggal 5 dan 20 April kemarin kami sempatkan untuk merasakan nikmatnya dan indahnya jalur tanjakan kalibiru, sengaja kami ambil jalur pemandian celereng karna jalur tanjakannya yang sangat menantang, pada jalur ini banyak tanjakan dan turunan dengan kemiringan 30 s/d 45 derajat sehingga sangat memacu adrenalin (bombastis brooo,,,sambil bilang wooouw) kami. Jam 09.00 wib adalah jam start yang biasa kami laksanakan karna semua anggota barakuda masih melaksanakan tugas negara yakni “commandherweish” alias pengaturan lalulintas demi tertibnya para pengendara di jalan sehingga kerawanan berupa lakalantas bisa di eliminir seminimal mungkin syukur alhamdulillah gak ada sama sekali, kebetulan anggota barakuda adalah para polisi yang gemar berolahraga sepeda, namun demikian tidak menutup untuk tetap berkolaborasi dengan para goweser diluar anggota polri dan hal itu sering dilakukan bila bergowes ria ke rute-rute yang ekstrim.
Kembali ke cerita kalibiru maaf pembaca jadi ngelantur nih ceritanya, pada hari sabtu kemaren itu kami bergowes ria bersama Pak Dhe Suroto, Pak Dhe Undang, Pak Dhe Udi, Bro Edi, bro beni dan saya sendiri, jam 09.15 kami start dari polsek pengasih ke utara simpang tiga serang kekiri, jembatan celereng kekiri, nah memasuki girinyono tanjakan yang super panjang n’ muantaaap sudah menghadang kami, tanjakan ini kira-kira sepanjang 1 kilometer dan berakhir disimpang tiga yang bila kekanan menuju desa clapar, di pertigaan ini kami ambil kekiri menuju kalibiru pada jalur ini kita akan memasuki hutan pinus kira-kira sepanjang 1 kilometer setelah hutan pinus langsung dihadapkan pada tanjakan pertama memasuki desa wisata kalibiru, pada tanjakan ini sudut kemiringannya bisa mencapai 30 s/d 35 derajat, lepas dari tanjakan yg berkelok kemudian bertemu lagi dengan tanjakan ke tiga yang kemiringannya sekitar 45 derajat, alhamdulillah semua tanjakan pada etape ini bisa dilalui dengan semangat 45, kira-kira jam 10.40 akhirnya sampailah juga pada pos pemberhentian yaitu warung pak sumiran, disini kami minum teh panas gula batu sepuas-puasnya,,,,,,,hehehehehehehe

Kira-kira jam 11.00 kami lanjutkan menuju puncak desa wisata kalibiru, jadi jarak dari pos warung pak sumiran kira-kira 500 meter dengan diselingi tanjakan yang agak lumayan,,,,,jam 11.15 kami serombongan sampai di puncak kalibiru, kira-kira jam 11.30 kami lanjutkan untuk turun menuju bendungan sermo untuk kemudian turun menuju kota wates alias go to home masing-masing, nah begitu ceritanya perjalanan kami menuju kalibiru dengan bergowes ria, sekian dulu ya para pembaca trimakasih untuk kunjungan di blog kami, lain kali kalo kami touring lagi akan kami tuangkan dalam tulisan lagi dech ceritanya, skian dan trimakasih salam goweser barakuda“menembus batas”.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar